Tampilkan postingan dengan label Dewan Kebudayaan Bojonegoro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewan Kebudayaan Bojonegoro. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Maret 2014

Pengurus Dewan Kebudayaan Bojonegoro Dikukuhkan

sastra-bojonegoro.blogspot.com





Pengurus Dewan Kebudayaan Bojonegoro Dikukuhkan
Pengurus Dewan Kebudayaan Bojonegoro Dikukuhkancaption
 
Reporter: Hazhu Muthoharoh

sastra-bojonegoro.blogspot.com- Pengurus Dewan Kebudayaan Bojonegoro (DKB) periode 2014-2019 resmi dikukuhkan siang tadi, Jumat (14/3/2014). Acara pengukuhan yang digelar dalam dialog interaktif di Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro ini juga dihadiri oleh tim Bentara Budaya Kompas yang dimotori Sindhunata.

Pengukuhan dilakukan oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto, dengan demikian DKB mulai melaksanakan tugas pokoknya yakni memproduksi serta mengembangkan seni budaya yang ada di Bojonegoro. Sementara itu Ketua DKB, Kuzaini mengatakan, DKB dalam waktu dekat akan mengadakan rapat konsolidasi dengan pengurus untuk membahas program kerja DKB.

"Kami akan segera melakukan inventarisasi atau pendataan seni dan budaya yang ada di 430 desa/kelurahan di seluruh Bojonegoro kemudian akan kami kaji, mana yang akan dikembangkan," ungkap pria yang akrab disapa Kang Zen Samin ini.

Bahkan DKB telah berkordinasi dengan staf Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang rencana pembuatan karya kaligrafi Honocoroko.

"Insya Allah rencana kami tahun ini, tadi kami sudah bicarakan dengan staf Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," imbuh pria yang akrab disapa Kang Zen ini.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Bambang Suharno berharap dengan adanya pengurus DKB yang baru dilantik bisa membantu tugas Disbudpar dalam pengembangan dan promosi seni budaya. [zhu/lis]


Kamis, 13 Maret 2014

DK Bojonegoro Akan Inventaris Aset Seni Budaya

sastra-bojonegoro.blogspot.com






DK Bojonegoro Akan Inventaris Aset Seni Budaya
budaya bojonegoro

Bojonegoro (Media Center) – Dewan Kebudayaan (DK) Bojonegoro mengaku telah menyusun program khusus di bidang seni dan budaya Kabupaten Bojonegoro. Hal itu dikatakan oleh Kuzaeni, Ketua DK Bojonegoro periode 2014-2019.

“Ini bentuk kontribusi dari kami, yang tujuannya adalah untuk mengetahui dan mengamankan aset seni budaya di penjuru Bojonegoro,” jelas Kuzaeni. Ia menjelaskan, bentuk kegiatan yang dimaksud adalah pendataan dan inventarisasi aset seni budaya Bojonegoro.

“Tim telah terbentuk, kami segera akan bergerak. Karena program ini kami targetkan selesai semua pada tahun ini,” jelasnya. Tim yang diberi nama Tim Kajian Budaya tersebut, nantinya akan mendata seluruh hal yang berkenaan dengan seni budaya di seantero Bojonegoro.

Langkah awal yang diambil adalah dengan mendatangi kantor kecamatan untuk melakukan pendataan awal. “Disamping itu, kami akan terjun juga ke desa-desa, misalnya mendatangi rumah warga yang menyimpan benda-benda sesuai kriteria,” tambahnya.

Hasil pendataan tersebut, dikatakan bakal melahirkan rekomendasi pada dinas terkait untuk dapat mengambil langkah penyelematan terhadap hasil pendataan yang telah dilakukan. “Karena memang begitu aturannya, kami hanya akan merekomendasikan,” jelasnya.

Kuzaeni juga berangan-angan, dari program tersebut dapat melahirkan kontribusi lainnya yang lebih riil. “Bisa juga akan kami terbitkan buku mengenai itu,” pungkasnya. (*/mcb)