Tampilkan postingan dengan label W a r t a. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label W a r t a. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Desember 2014

Berita TFTA 2014 : Lomba Baca Puisi tingkat SD


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGD20y2QslTW-utuV8eg7bfG2xl02mHvNCZ2ZHd9Dz2Ep3hcyyRLbi0_EeNPp9R61JYUyHdVMFqoFVuWPi70S3Ud3hki14RNx-pQ2aKLKj1g6T8B_ylmNw9lKAlXuri_yAhLQIuAmpzik/s1600/20141111092630.jpg









Dari seleksi Lomba Baca Puisi dalam ajang TFTA 2014 diperoleh kabar bahwa seleksi telah di lakukan kemarin , Selasam 11 November 2014 bertempat  di Kantor Radar Bojonegoro, dan Dewan Juri yang terdiri dari Bapak Gampang Prawoto (sastrawan Bojonegoro), Bapak Wendi (wakil KPP Pratama Bojonegoro), dan Bapak Anas (wakil dari Radar Bojonegoro) telah memilih 5 finalis, yaitu : Angelique Agustina (SDN Model Terpadu), Etsa Maulida Qatrunnada (MI ICP Nurul Ulum), Ardi Galih Wicaksono (SDI Luqman Al-Hakim), Zaky Nuha Salsabila (MIN Kepatihan) dan Rafi Adam Faza Nanda (SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro). 


Selamat kepada para finalis, kalian patut berbangga. Sembari mempersiapkan penampilan terbaik kalian di grand final nanti, ingat bahwa pelaksanaan grand final akan di laksanakan tanggal 25 November 2014 di depan gedung KPP Pratama Bojonegoro. Bravo! Aku Bangga Pajak.
- See more at: http://kpppratamabojonegoro.blogspot.com/2014/11/berita-tfta-2014-lomba-baca-puisi.html#sthash.HtbUSsNk.dpuf


Dari seleksi Lomba Baca Puisi dalam ajang TFTA 2014 diperoleh kabar bahwa seleksi telah di lakukan kemarin , Selasam 11 November 2014 bertempat  di Kantor Radar Bojonegoro, dan Dewan Juri yang terdiri dari Bapak Gampang Prawoto (sastrawan Bojonegoro), Bapak Wendi (wakil KPP Pratama Bojonegoro), dan Bapak Anas (wakil dari Radar Bojonegoro) telah memilih 5 finalis, yaitu : Angelique Agustina (SDN Model Terpadu), Etsa Maulida Qatrunnada (MI ICP Nurul Ulum), Ardi Galih Wicaksono (SDI Luqman Al-Hakim), Zaky Nuha Salsabila (MIN Kepatihan) dan Rafi Adam Faza Nanda (SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro). 


Selamat kepada para finalis, kalian patut berbangga. Sembari mempersiapkan penampilan terbaik kalian di grand final nanti, ingat bahwa pelaksanaan grand final akan di laksanakan tanggal 25 November 2014 di depan gedung KPP Pratama Bojonegoro. Bravo! Aku Bangga Pajak.
- See more at: http://kpppratamabojonegoro.blogspot.com/2014/11/berita-tfta-2014-lomba-baca-puisi.html#sthash.b3uxDTHP.dpuf
Dari seleksi Lomba Baca Puisi dalam ajang TFTA 2014 diperoleh kabar bahwa seleksi telah di lakukan kemarin , Selasam 11 November 2014 bertempat  di Kantor Radar Bojonegoro, dan Dewan Juri yang terdiri dari Bapak Gampang Prawoto (sastrawan Bojonegoro), Bapak Wendi (wakil KPP Pratama Bojonegoro), dan Bapak Anas (wakil dari Radar Bojonegoro) telah memilih 5 finalis, yaitu : Angelique Agustina (SDN Model Terpadu), Etsa Maulida Qatrunnada (MI ICP Nurul Ulum), Ardi Galih Wicaksono (SDI Luqman Al-Hakim), Zaky Nuha Salsabila (MIN Kepatihan) dan Rafi Adam Faza Nanda (SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro). 


Selamat kepada para finalis, kalian patut berbangga. Sembari mempersiapkan penampilan terbaik kalian di grand final nanti, ingat bahwa pelaksanaan grand final akan di laksanakan tanggal 25 November 2014 di depan gedung KPP Pratama Bojonegoro. Bravo! Aku Bangga Pajak.
- See more at: http://kpppratamabojonegoro.blogspot.com/2014/11/berita-tfta-2014-lomba-baca-puisi.html#sthash.QIP6RuUw.dpuf

Dari seleksi Lomba Baca Puisi dalam ajang TFTA 2014 diperoleh kabar bahwa seleksi telah di lakukan kemarin , Selasam 11 November 2014 bertempat  di Kantor Radar Bojonegoro, dan Dewan Juri yang terdiri dari Bapak Gampang Prawoto (sastrawan Bojonegoro), Bapak Wendi (wakil KPP Pratama Bojonegoro), dan Bapak Anas (wakil dari Radar Bojonegoro) telah memilih 5 finalis, yaitu : Angelique Agustina (SDN Model Terpadu), Etsa Maulida Qatrunnada (MI ICP Nurul Ulum), Ardi Galih Wicaksono (SDI Luqman Al-Hakim), Zaky Nuha Salsabila (MIN Kepatihan) dan Rafi Adam Faza Nanda (SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro). 


Selamat kepada para finalis, kalian patut berbangga. Sembari mempersiapkan penampilan terbaik kalian di grand final nanti, ingat bahwa pelaksanaan grand final akan di laksanakan tanggal 25 November 2014 di depan gedung KPP Pratama Bojonegoro. Bravo! Aku Bangga Pajak.
- See more at: http://kpppratamabojonegoro.blogspot.com/2014/11/berita-tfta-2014-lomba-baca-puisi.html#sthash.b3uxDTHP.dpuf

Wednesday, November 12, 2014


Berita TFTA 2014 : Lomba Baca Puisi tingkat SD



Dari seleksi Lomba Baca Puisi dalam ajang TFTA 2014 diperoleh kabar bahwa seleksi telah di lakukan kemarin , Selasam 11 November 2014 bertempat  di Kantor Radar Bojonegoro, dan Dewan Juri yang terdiri dari Bapak Gampang Prawoto (sastrawan Bojonegoro), Bapak Wendi (wakil KPP Pratama Bojonegoro), dan Bapak Anas (wakil dari Radar Bojonegoro) telah memilih 5 finalis, yaitu : Angelique Agustina (SDN Model Terpadu), Etsa Maulida Qatrunnada (MI ICP Nurul Ulum), Ardi Galih Wicaksono (SDI Luqman Al-Hakim), Zaky Nuha Salsabila (MIN Kepatihan) dan Rafi Adam Faza Nanda (SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro). 


Selamat kepada para finalis, kalian patut berbangga. Sembari mempersiapkan penampilan terbaik kalian di grand final nanti, ingat bahwa pelaksanaan grand final akan di laksanakan tanggal 25 November 2014 di depan gedung KPP Pratama Bojonegoro. Bravo! Aku Bangga Pajak.
- See more at: http://kpppratamabojonegoro.blogspot.com/2014/11/berita-tfta-2014-lomba-baca-puisi.html#sthash.b3uxDTHP.dpuf
 

Wednesday, November 12, 2014


Berita TFTA 2014 : Lomba Baca Puisi tingkat SD



Dari seleksi Lomba Baca Puisi dalam ajang TFTA 2014 diperoleh kabar bahwa seleksi telah di lakukan kemarin , Selasam 11 November 2014 bertempat  di Kantor Radar Bojonegoro, dan Dewan Juri yang terdiri dari Bapak Gampang Prawoto (sastrawan Bojonegoro), Bapak Wendi (wakil KPP Pratama Bojonegoro), dan Bapak Anas (wakil dari Radar Bojonegoro) telah memilih 5 finalis, yaitu : Angelique Agustina (SDN Model Terpadu), Etsa Maulida Qatrunnada (MI ICP Nurul Ulum), Ardi Galih Wicaksono (SDI Luqman Al-Hakim), Zaky Nuha Salsabila (MIN Kepatihan) dan Rafi Adam Faza Nanda (SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro). 


Selamat kepada para finalis, kalian patut berbangga. Sembari mempersiapkan penampilan terbaik kalian di grand final nanti, ingat bahwa pelaksanaan grand final akan di laksanakan tanggal 25 November 2014 di depan gedung KPP Pratama Bojonegoro. Bravo! Aku Bangga Pajak.
- See more at: http://kpppratamabojonegoro.blogspot.com/2014/11/berita-tfta-2014-lomba-baca-puisi.html#sthash.b3uxDTHP.dpuf

Selasa, 25 November 2014

Festival Musikalisasi Geguritan Budi Pekerti Provinsi Jatim 2014


“Gusti Illahi”  paring dedalan
“Geguritan” minangka lantaran
Tembang dolanan  kalindhes rodhaning jaman
sabdaning  “Ratu Adil”  berkahing gesang bebrayan

Esensi  Geguritan “Rerasa Nunggal Rasa”
Kedatangan malam  purnama sangat dinantikan, dibawah sinar rembulan anak-anak bersuka cita, riang gembira,  bermain dan berjoget bersama. Tembang dolanan Tekade Dipanah, Lir-ilir, Cublak-cublak Suweng  dan Sluku-sluku Bathok  berkumandhang di halaman rumah dan tanah-tanah lapang tapi semua itu tinggal cerita.
Jaman sudah berubah, permainan  bersifat individu dan tidak lagi mengenal batasan waktu, play station menggantikan kedudukan ibu. Internet menjadi tumpuan sandaran kehidupan, rasa suka, duka, kebencian, amarah bahkan doa  tertuang dalam jejaring social dunia maya melunturkan  tradisi anjangsana.
Apakah ada yang merasa kehilangan ketika rumah-rumah tradisi lenyap dari pandangan penghuninya,  ketika bahasa-bahasa daerah diasingkan dengan penuturnya, bahasa yang syarat dengan makna,dan ajaran budi pekerti.  Apa jawaban kita apabila anak cucu  bertanya tentang warisan budaya nenek moyangnya.
Era modern tampak  menjanjikan namun banyak yang salah menafsirkan, salah menempatkan, salah menggunakan sehingga merugikan diri sendiri, keluarga bahkan bangsa dan negara. Perubahan peradaban sebuah bangsa hendaknya disiapkan kader sejak usia dini.
kegelisahan  awal dari kepedulian namun sebuah permasalahan  harus dicarikan jalan keluar. Hanya  kebersamaan yang mampu menjaga pintu itu dengan selalu taat pada ajaran agama, mengingat pesan  leluhur, patuh dengan orang tua  dan menghormati guru yang bersumber dari rasa  memiliki, menjaga dan melindungi sebagai dharma kepada Yang Maha Kuasa.



Nilai yang terkandung dalam geguritan Rerasa Nunggal Rasa adalah:
v   Mengembalikan tembang dolanan anak dan permainan anak sebagai sarana penanaman nilai sosial pada anak da.am kebersamaan, kerjasama sebagai bentuk tanggungjawab hidup bermasyarakat.
v   Penanaman rasa cintai budaya sendiri yang syarat dengan tata nilai keluhuran budi.
v   Penggunaan  bahasa daerah (Jawa) pada penuturnya dalam bahasa  tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi semata namun bahasa (Jawa) adalah sebuah ajakan, ajaran dan nilai rasa yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

 Kang Yanto Myk.,  Kang G. Prawoto, Yu S. Mulyani,
Yu Hindah S., Yu Erlin Mis'idati Kang Slamet, Kang Burhan
Ibu Dra. EndangAgustini, MM  (piala)   


Musikalisasi geguritan tidak meninggalkan aspek dasar sebuah pertunjukan yang bersifat tuntunan, tatanan dan tontonan.
1.      Tuntunan
Sajian isi dari geguritan “Rerasa Nunggal Rasa” mengandung nilai-nilai tuntunan hidup
Dalam watak jati diri bangsa yang berbudi pekerti luhur.
2.      Tatanan
Tatanan nilai dalam geguritan ini adanya rasa ingin mengembalikan tradisi yang sudah mulai luntur dari norma dan etika kehidupan dalam masyarakat.
3.      Tontonan
Bentuk sajian adalah performent art dalam pemetasan baca atau musikalisasi geguritan tanpa meninggalkan  unsur estetika sehingga roh kesenian tetap hidup maka ekspresi penyaji dapat berfungsi sebagai tontonan  yang sifatnya menghibur.

Sabtu, 18 Oktober 2014

Sastra Bengawan Bojonegoro

sastra bojonegoro.blogspot.com
 01

02
 03
04
05

11 Penyair dari Jawa Pentas di Festival "Sastra Bengawan Bojonegoro"



Panitia Penyelenggara Festival "Bengawan Bojonegoro" Arie Muryoko, Jumat  di Bojonegoro mengatakan penyair yang siap hadir di acara festival "Bengawan Bojonegoro" yaitu Jakarta, Semarang, Solo, Sragen, Tegal, Ngawi, Lamongan, Tuban, Nganjuk, Malang, dan Blitar.


Jakarta, Aktual.co — Penyair 11 kota di Pulau Jawa akan ikut memeriahkan pembacaan puisi di acara Festival "Bengawan Bojonegoro" di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada 16 Oktober, dalam rangka memeriahkan HUT kabupaten setempat ke-337.

Panitia Penyelenggara Festival "Bengawan Bojonegoro" Arie Muryoko, Jumat  di Bojonegoro mengatakan penyair yang siap hadir di acara festival "Bengawan Bojonegoro" yaitu Jakarta, Semarang, Solo, Sragen, Tegal, Ngawi, Lamongan, Tuban, Nganjuk, Malang, dan Blitar.

"Penyair Bojonegoro juga sudah siap tampil di ajang ini, apalagi sebagai tuan rumah," ucapnya, menegaskan.

Ia menjelaskan sudah memperoleh kepastian para penyair luar kota yang akan tampil di acara Festival "Bengawan Bojonegoro", yang sebagian besar sudah banyak berkarya, bahkan juga acapkali tampil di berbagai ajang pertunjukan pembacaan puisi.

"Bagi penyair ada dua hal bisa tampil di acara kami yaitu sensasi sastra juga bisa tampil menyatu dengan alam," papar Arie, yang juga Ketua Komunitas Sastra Etnik di Bojonegoro.

Lebih lanjut ia menjelaskan acara baca puisi Festival "Bengawan Bojonegoro" untuk panggung berada di utara Bengawan Solo di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, dengan memanfaatkan tiga buah perahu besar.

Selain itu, lanjutnya, panggung juga akan dihias dengan lima buah perahu yang ditempatkan di bagian samping panggung, tetapi diparkir berjajar di air.

Meski panggung di daratan, katanya, panitia juga menyediakan sebuah perahu yang bisa dimanfaatkan penyair untuk membaca puisi di atas air.

"Pertimbangan panggung utama di daratan, karena ada sebagian orang yang takut di atas air," ujarnya.

Karena acara digelar malam hari, sambungnya, panitia juga menyiapkan lampu, bahkan kemungkinan akan memasang layar di daratan agar penonton bisa melihat lebih jelas.

.

Selasa, 07 Oktober 2014

Kelas Luar Biasa

sastra-bojonegoro.blogspot.com
KELAS LUAR BIASA

 NGENALAKE PROFESI PENULIS
KALEBU PENGARANG SASTRA JAWA


Saka udakara cacah 200 (rong atus) siswa, kaseleksi kanthi alami sumisa 50 (seket) nganti 70 (pitung puluh)-an siswa kang tumemen sinau nulis lan profesi penulis! Iki wis kinira dening panitiya.

Pancen para siswa kelas 7 SMP ing tlatah Baureno Bjonegoro iku, sing baku, dikenalake dhisik marang babagan profesi penulis. Sing pancen wis duwe minat lan bakat bakal setya nganti panutuping acara.


Mangkono kang kedaden ing dina Sabtu 27 September 2014 wiwit jam 13 (siji awan) nganti udakara jam 16 (papat sore) ing aula SMP Negeri 1 Baureno Kabupaten Bojonegoro. 


Dina iku dianakake “Kelas Luar Biasa” kanthi tema “Mengenal Profesi Penulis”. Katumindake dening panitiya bebarengan antaraning SMPN 1 Baureno, Sammin (Sanggar Membaca Menulis Indonesia), Sindikat Baca, lan Penerbit dbuku.


Profesi Penulis iku salah sijining alternatif ing antaraning sakehing profesi. Ora mung pakaryan dadi dhokter, insinyur, polisi, pengusaha, guru, akuntan, lan liya-liyane sing wis binaku ing pikiraning masyarakat thok sing bisa menehi panguripan.


Profesi penulis utawa pangripta uga bisa dadi sumbering sandhang lan pangan. Luwih saka iku bisa dadi saluraning idhealisme ing urip kanggo nyiarake samubarang kang mulya lan apik kanggo lestarining ndonya saisine utamane panguripane manungsa.


Para siswa apik yen mangerteni ananing profesi siji iki. Akehing siswa sing takon bab iki sadurunging, ateges pancen babagan iki durung lumrah ing masyarakat kita. Mula para siswa binagi wawasan bab profesi iki uga carane bisa dadi penulis lan saora-orane bisa nulis, sing satemene kabisan iki bias diduweni lan dilakoni dening sapa wae kanthi sregep nglakoni lan gladhen.


Kanggo mbagi kawruh bab profesi penulis iku, papat penulis saka telung lembaga panitiya mbagi pengalaman lan motivasi kanggo para siswa. Para penulis iku yaiku Set Wahedi saka Medura lan Diana AV Sasa saka Magetan makili penerbit dbuku. Banjur Herry Abdi Gusti saka Baureno Bojonegoro makili Sammin. Uga Mohamad Tohir saka Bojonegoro makili Sindikat Baca.


Set Wahedi kang ngripta buku kumpulan cerpen “Kepala Yang Hilang” kang lagi wae metu saka percetakan, mbagi pengalaman wiwit cilikane seneng maca-nulis. Pakaryane kapisan kanggo golek sandhang pangan yaiku minangka cleaning service. Jalaran sening maca-nulis, kanthi dodolan tulisan, Set Wahedi kasil mbandhani kuliahe lan saiki kelakon nggayuh gelar S2 saka Fakultas Ilmu Budaya UGM (Universitas Gajah Mada) Yogyakarta, bacutane S1 Bahasa dan Sastra Indonesia ing Unesa (Universitas Negeri Surabaya).


Dene Diana AV Sasa uga alumnus Unesa kanthi perjuwangane wigati marang buku lan bocah-bocah kasil nglakokake perpustakaan dbuku lan malah uga dadi penerbit dbuku kang kasil nerbitake sauntaraning buku kalebu bukune Set mau. Kajaba iku Sasa uga penulis sauntaraning buku. Karya-karyane Sasa lan Set iku, uga asring muncul ing koran-koran nasional lan lokal.


Herry Abdi Gusti sawijining pengarang sastra Jawa kang sregep nulis geguritan, antarane kerep pinacak ing kalawarti kinasih kita Jaya Baya. Kajaba iku Abdi Dalem Kraton Kasultanan Ngayogyakarta iki uga pamong praja minangka carik ing Desa Sraturejo Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Sakwise maca geguritan, Herry nyurung siswa sregep migunakake basa Jawa kanthi ngulinakake maca lan nulis kalebu ing babagan sastra, geguritan, cerkak, novel lan sawernaning karya.


Pengarang pungkasan yaiku Mohamad Tohir kang crita-critane pinacak ing Koran Jawa Pos Radar Bojonegoro. Uga ngendhalekake penerbitan Buletin Atas Angin ing komunitase Sindikat Baca. Tohir nyurung para siswa sregep maca akeh buku, kang ora bisa pinisah karo laku nulis.


Kajaba para penulis iku uga ana panggurit Gampang Prawoto kang maca geguritan uga nembang suluk wayang, mbagi wawasan lan ngenalake Sanggar Membaca Menulis Indonesia kang dadi komunitase ing Bojonegoro kanggo nyurung para warga utamane generasi mudha ing laku becik kanthi nulis.
Uga ana Shinta saka Sindikat Baca kang mungkasi acara kanthi ngajak para siswa nyanyi bareng kang nuwuhake rasa endah ing wayah remaja! Mekaring kembang mudha pancen endah kudu kaisi kagiyatan apik contone nulis.
Shinta kang penyiar radhio Surya Bojonegoro lan penyanyi Orkes Keroncong Baru ngganepi penegasan para penulis mau sakwise acara takon jinawab antaraning para penulis lan para siswa. Siswa sing bisa njawab kanthi bener entuk bebana buku, Majalah Infovet lan piagam penghargaan saka panitiya.
Salah sijining pitakon dilayangake dening Herry Abdi Gusti kang takon, “Ana pirang aksara ing aksara Jawa?” Akeh siswa sing mangsuli keliru, 16 lan liya-liyane. Sing bener njawab ana siji siswa yaitu ana 20 aksara Jawa. Saka ha nganti nga!


Wulan ngarep rencanane panitiya ana maneh Kelas Luar Biasa iki kanthi tema gladhen nulis kanggo para siswa. Acara kang binuka dening Ketua Panitia Emi Sudarwati kang guru SMPN 1 Baureno sinusul sambutan Wakil Kepala Sekolah Kasturi iku pancen sinambut kanthi rame lan kebak pengin weruhing para siswa.


Para siswa kang setya nganti pungkasaning acara mestine wulan ngarep bakal melu maneh. Jalaran, para siswa pinilih iki pancen rata-rata redhaksi majalah sekolah SMPN 1 Baureno kang dibimbing dening Bu Guru Emi, yaiku Majalah Bhakti.


Dijarwakake dening Wakasek Kasturi, acara kang disponsori dening Agrina, Auto2000, Infovet, Purnama Video Shooting, Rumah Belajar Genius lan Toko Buku Nusantara iki pancen cocok karo kurikulum pendhidhikan sing dienggo wayah iki, yaiku Kurikuum 2013.