Selasa, 10 Mei 2011

K A L E I D O S K O P (1)

@ Feti May Nurhidayah
Ad
       Puisi: Feti May Nurhidayah

     Kesunyian Abadi

       Jika Sewaktu saat nanti
       Aku tidur pulas selamanya
       Di tempat tidur beralas tanah
       Berselimut bunga
       Ditutupi dengan papan
       Disampuli sebatang kayu yang tertulis namaku

       Apakah masih ada yang sayang sama aku?
       Dan apakah ada yang masih ingat aku?
       Ataukah mungkin tiada lagi yang ingat dan peduli sama aku

       Jika benar-benar seperti itu
       Kesepian dan kesunyian abadi, kan menemani
       Sebelum itu benar-benar terjadi
       Izinkan ku minta maaf atas segala kesalahanku




      CATATAN

CATATAN
Feti May Nurhidayah, pelajar asal Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Jatim, merupakan salah satu korban perahu tenggelam 2 Mei.di perairan Bengawan Solo.

Ketika itu, dia berangkat dengan menumpang perahu, membawa piala bergilir juara bahasa Inggris yang akan dikembalikan ke sekolahannya untuk diperebutkan kembali.

Puisi tersebut, dikirimkan kepada sejumlah teman dan kerabatnya, sebelum insiden perahu tambang yang ditumpangi tenggelam.

Dengan niat mengenang  almarhum Feti, juga untuk mengingatkan kepada diri saya, akhirnya dengan memberanikan diri, puisi yang dikirim lewat SMS itu,kepada berbagai pihak itu,  saya beri judul, "Kesunyian Abadi".


     Selamat jalan Feti....Tuhan menyertaimu.


 on

Tidak ada komentar:

Posting Komentar